Sejarah

Sejarah Laboratorium Terpadu dan Halal Center Universitas Islam Malang

Laboratorium Terpadu dan Halal Center Universitas Islam Malang merupakan persatuan (merger) dari Laboratorium Pusat dan Laboratorium Halal Center, dimana pada saat sebelum demerger Laboratorium Pusat berada dalam naungan Fakultas MIPA dan Laboratorium Halal Center dibawah naungan LPPM. Pada awal berdirinya Halal Center menurut SK nomor 12/KEP.07/Y.3/V/2010 tentang pendirian Halal Center dikepalai oleh Dr. Ir. Djuhari, M.Si. Selanjutnya pada Tahun 2011 terbentuk Laboratorium Halal Center SK Rektor Nomor 140/L.16/U.VIII/2011 yang memiliki alat-alat penunjang untuk uji Halal dikepalai oleh Dr. Hj. Mudawamah, M.Si. Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2015 Laboratorium Halal Center dikelola dalam naungan LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat) dimana Laboratorium Halal Center dikepalai oleh Dr. Nour Athiroh AS., S.Si., M.Kes yang merangkap sebagai kepala Pengabdian dan Sertifikasi Halal di LPPM sesuai SK No. 52/L.16/U.VII/UK/2016. Pada Tahun 2019, terdapat pergantian pengeloaan dan menjadi Lembaga independent dibawah naungan Universitas Islam Malang dengan menggabungkan Laboratorium Halal Center dengan Laboratorium Pusat. Berdasarkan SK tersebut diangkat Kepala Laboratorium Terpadu dan Halal Center yaitu Hj. Novi Arfarita, SP., MP., M.Sc., Ph.D. Pada awal digabungkannya kedua Lab tersebut lokasinya masih terpisah yakni di Gedung Al Ghozali lantai 1 dan di Gedung Al Hanafi Lantai 1. Pada tanggal 27 Maret 2021 gedung Laboratorium Terpadu dan Halal Center diresmikan oleh Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A. dan diberikan nama Gedung Abdullah bin Abbas.